by

Deskripsi, Klasifikasi dan Morfologi Lobster Air Laut

468x60.id

ASA NEWS – Deskripsi, Klasifikasi dan Morfologi Lobster Air Laut. Membahas tentang Lobster sangat menarik, hewan yang satu ini lagi trend-trendnya di masyarakat Indonesia imbas dari dibolehkannya ekspor Benur Lobster oleh Mentri Perikanan RI. Lobster (Panulirus spp.) yang dikenal dengan sebutan udang karang umumnya banyak ditemukan di perairan Indonesia.

Lobster banyak beruaya di perairan berkarang. Udang karang digolongkan ke dalam kelompok lobster berduri (spiny lobster). Udang karang yang termasuk ke dalam famili Palinuridae umumnya yang banyak ditemukan di Perairan Indonesia seperti dikutip dari Kembaren dalam penilitiannya di Tahun 2015.

300x250.id

Berikut merupakan Klasifikasi dan Morfologi Lobster (Panulirus spp.) menurut Holthius (1991) diacu dalam penelitian Dirwana pada Tahun 2012 adalah:

  • Kerajaan : Animalia;
  •  Induk kelas : Crustacea;
  •  Kelas : Malacostraca;
  •  Anak kelas : Eumalacostraca;
  •  Ordo : Decapoda;
  •  Anak ordo : Reptantia;
  •  Seksi : Macrura;
  •  Induk suku : Scyllaridae;
  •  Suku : Panuliridae;
  •  Marga : Panulirus; dan
  •  Spesies : P. versicolor, P. homarus, P. longipes, P. ornatus, P. penicilatus, P. plyphagus

Morfologi Lobster Air Laut tergambar seperti dibawah ini

Gambar Morfologi Lobster (Panulirus spp.)

Menurut Yuasnaini dalam penelitiannya pada tahun 2009 Ada beberapa cara membedakan jenis kelamin lobster secara eksternal, antara lain:

  1. Lobster jantan memiliki tonjolan di kedua pangkal kaki ketiga yang digunakan untuk berjalan, adapun warnanya yaitu putih bening.
  2. Terdapat dua lembaran berpasangan pada bagian sisi dalam kaki renang lobster jantan, sedangkan pada lobster betina hanya terdapat satu lembar saja.
  3. Lobster jantan juga memiliki tonjolan pada tungkai kaki jalan kelima, tonjolan tersebut berhubungan secara langsung pada testis lobster jantan.
  4. Lobster betina yang sedang bertelur dapat dilihat dengan ciri telurnya menempel pada abdomen.
  5. Ciri lain pada lobster betina yaitu kaki jalan kelima bercabang menjadi tiga. Hargiyatno et al. (2013) menyebutkan bahwa udang yang termasuk ke dalam famili Palinuridae secara morfologi struktur tubuhnya dibagi menjadi dua bagian utama. Bagian pertama yaitu bagian kepala yang langsung menyatu dengan bagian dada atau sering disebut juga chepalotorax. Kedua yaitu bagian badan lobster atau sering disebut dengan istilah abdomen. Nontji (1993) menyebutkan bahwa, morfologi lobster (Panulirus spp.) seperti tercantum dalam Gambar terdiri atas kepala, abdomen dan ekor. Kepala lobster (chepalotorax) terdiri dari antenula, flagella, tangkai antena, lempeng antena, periopod, duri dan karapas. Abdomen lobster terbagi menjadi beberapa bagian antara lain: permukaan ruas perut, pleura dan garis lebar yang pucat. Bagian ekor terdiri dari eksopod dan telson.

(rls/red ASA News)

ASA NEWS